Apa Itu Ergonomi?

Sebagai mahasiswa Teknik Industri, pastinya sudah tidak asing lagi dengan kata ergonomi. Di Jurusan Teknik Industri UIN SUSKA Riau sendiri disiplin ilmu ini diperkenalkan pada semester 4 dengan nama Desain Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi (DPSK&E). Banyak sekali aspek kehidupan yang berkaitan erat dengan ergonomi, contohnya saja dalam desain produk-produk di sekitar kita. Produk-produk tersebut dirancang sesuai dengan prinsip ergonomi dimana mesin atau produk yang menyesuaikan dengan kenyamanan manusia.

Pernahkah Anda melihat iklan sepeda motor yang menyebutkan bahwa desain mereka sudah ergonomis?

Lihat kan, bagaimana produk ini diklaim memiliki desain ergonomis dengan konsep “segitiga kenyamanan berkendara”. Produk ini juga menyatakan bahwa ukuran sepeda motor ini sudah disesuaikan dengan ukuran orang Indonesia. Jadi, ergonomi itu merupakan salah satu ilmu yang sangat banyak manfaatnya. Tidak hanya dalam perancangan produk namun juga berperan penting dalam memperbaiki cara kerja seseorang.

SEJARAH ERGONOMI

Ergonomi dipopulerkan pertama kali pada tahun 1949 sebagai judul buku yang dikarang oleh Prof. Murrel. Sedangkan kata ergonomi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu ergon (kerja) dan nomos (aturan/prinsip/kaidah). Istilah ergonomi digunakan secara luas di Eropa. Di Amerika Serikat dikenal istilah human factor atau human engineering. Kedua istilah tersebut (ergonomic dan human factor) hanya berbeda pada penekanannya. Intinya kedua kata tersebut sama-sama menekankan pada performansi dan perilaku manusia. Menurut Hawkins (1987), untuk mencapai tujuan praktisnya, keduanya dapat digunakan sebagai referensi untuk teknologi yang sama.

Ergonomi telah menjadi bagian dari perkembangan budaya manusia sejak 4000 tahun yang lalu (Dan Mac Leod, 1995). Perkembangan ilmu ergonomi dimulai saat manusia merancang benda-benda sederhana, seperti batu untuk membantu tangan dalam melakukan pekerjaannya, sampai dilakukannya perbaikan atau perubahan pada alat bantu tersebut untuk memudahkan penggunanya. Pada awalnya perkembangan tersebut masih tidak teratur dan tidak terarah, bahkan kadang-kadang terjadi secara kebetulan.

Perkembangan ergonomi modern dimulai kurang lebih seratus tahun yang lalu pada saat Taylor (1880-an) dan Gilberth (1890-an) secara terpisah melakukan studi tentang waktu dan gerakan. Penggunaan ergonomi secara nyata dimulai pada Perang Dunia I untuk mengoptimasikan interaksi antara produk dengan manusia.

DEFINISI ERGONOMI

IEA (International Ergonomics Association) mendefinisikan Ergonomi sebagai disiplin ilmu yang bersangkutan dengan pemahaman tentang interaksi antara manusia dan elemen lain dari sistem, dan profesi yang menerapkan prinsip-prinsip teoritis, data dan metode untuk desain untuk mengoptimalkan kesejahteraan dan keseluruhan kinerja sistem manusia .

Praktisi ergonomi, ergonomi, berkontribusi pada perencanaan, desain dan evaluasi tugas, pekerjaan, produk, organisasi, lingkungan dan sistem dalam rangka untuk membuat mereka kompatibel dengan kebutuhan, kemampuan dan keterbatasan manusia.

Terdapat beberapa spesialisasi utama dari ergonomi, yaitu :

  • Ergonomi fisik

Ergonomi fisik berkaitan dengan anatomi manusia, antropometri, karakteristik fisiologis dan biomekanis yang berkaitan dengan aktivitas fisik. Topik-topik yang relevan termasuk postur kerja, penanganan material, gerakan berulang, gangguan muskuloskeletal yang berhubungan dengan pekerjaan, tata letak tempat kerja, keselamatan dan kesehatan.

  • Ergonomi kognitif

Ergonomi kognitif berkaitan dengan proses mental, seperti persepsi, memori, penalaran, dan respon motorik, karena mereka mempengaruhi interaksi antara manusia dan elemen lain dari sistem. Topik-topik yang relevan mencakup beban kerja mental, pengambilan keputusan, kinerja terampil, interaksi manusia-komputer, keandalan manusia, stres kerja dan pelatihan seperti ini mungkin berhubungan dengan desain manusia-sistem.

  • Ergonomi organisasi

Ergonomi organisasi berkaitan dengan optimasi sistem sosioteknikal, termasuk struktur organisasi mereka, kebijakan, dan proses. Topik-topik yang relevan meliputi komunikasi, manajemen sumber daya kru, karya desain, desain waktu kerja, kerja sama tim desain partisipatif, ergonomi masyarakat, kerja koperasi, paradigma kerja baru, budaya organisasi, organisasi virtual, Telework, dan manajemen mutu.

  • Ergonomi Lingkungan

Berkaitan dengan pencahayaan, temperatur, kebisingan, dan getaran. Topik-topik yang relevan dengan ergonomi lingkungan antara lain : perancangan ruang kerja, sistem akustik,dll.

Aplikasi ergonomi sangat banyak. Selain perancangan produk terdapat pula perancangan sistem kerja, keselamatan kerja, pengukuran waktu kerja, dan lain sebagainya. Jika Anda sudah mempelajari ergonomi, biasanya Anda dapat melihat sesuatu dengan cara yang berbeda. Misalnya ketika teman Anda duduk dengan cara yang salah, atau melihat kamar Anda yang berantakan dan Anda tergerak untuk menyusunnya dengan asas 5S. Atau melihat suatu desain produk yang kurang nyaman dan Anda secara spontan mengatakan : “Ah, ini tidak ergonomi!’.

ergonomi

Mana yang lebih ergonomi? :)

Apa itu Ergonomist?

Apa ada orang yang ahli di bidang ergonomi? Tentu ada. Mereka biasa disebut ergonomist, ergonom, atau ahli ergonomi. Di beberapa negara dimungkinkan untuk lulus sebagai ahli ergonomi. Beberapa orang yang terlatih dalam salah satu dasar teknis terkait, medis atau bidang ilmu sosial juga dapat memperoleh pengetahuan, dan kemampuan dalam ergonomi melalui pelatihan dan pengalaman. Di beberapa negara, ahli ergonomi profesional dapat disertifikasi oleh sertifikasi badan independen. Di Eropa, misalnya Center for Registration of European Ergonomists (CREE) memutuskan calon untuk pendaftaran sebagai Ergonomists Eropa (EurErg). Ahli ergonomi profesional dapat bekerja bagi pemerintah (undang-undang), lembaga pelatihan (universitas dan perguruan tinggi), lembaga penelitian, industri jasa (konsultasi) dan sektor produksi (pelayanan kesehatan kerja, personil departemen, departemen desain, departemen penelitian, dll).

Apa saja sih, yang dilakukan para ahli ergonomi? di situs IEHF (Institute of Ergonomics and Human Factors) dijelaskan bahwa seorang ahli ergonomi bisa :

  • Mendesain produk untuk membuatnya lebih mudah dan lebih nyaman digunakan
  • Melatih orang-orang untuk bekerja secara aman di tempat berbahaya seperti pertambangan minyak dan dan pembangkit listrik
  • Memeriksa kekuatan dan daya tahan fisik atlit
  • Menganalisa tugas pilot untuk memastikan performansi maksimum dibawah tekanan
  • Mendesain peralatan protektif untuk orang-orang yang bekerja di lingkungan ekstrem
  • Meningkatkan aksesbilitas untuk orang-orang cacat

Ergonomi (yang juga disebut faktor manusia) penuh orang-orang dengan beragam kepentingan dan keahlian yang berbeda, tapi disatukan oleh semangat untuk bekerja untuk membuat hidup menjadi lebih mudah. Tujuan mereka adalah untuk membuat hidup lebih aman, lebih nyaman, lebih efisien, dan juga lebih menyenangkan.

Apakah pekerjaan ini menjanjikan? tentu saja. Siapapun yang ahli di suatu bidang dan serius menekuninya akan menuai hasil yang baik bahkan terkadang menakjubkan. Bayangkan saja, di situs IEHF tersebut menyatakan bahwa Gaji seorang ahli ergonomi dapat bervariasi tentu saja tergantung pada kualifikasi dan pengalaman, dan jenis pekerjaan yang dilakukan. Sebagai sarjana, Anda mungkin mulai di sekitar £ 20.000, dengan ahli ergonomi senior yang produktif bergaji £ 60.000 atau lebih.

Jadi, tertarik untuk mempelajari ergonomi lebih dalam? Tidak hanya mendapatkan pekerjaan yang bagus namun ilmu ini dapat merubah hidup Anda menjadi lebih baik dengan sudut pandang di mana manusia memerlukan kenyamanan ekstra dan salah satu cara memenuhinya adalah dengan menerapkan ilmu ergonomi di setiap aspek kehidupan.

Sumber :

http://ergonomi-fit.blogspot.com/2011/08/sejarah-ergonomi.html

http://www.ergonomics.org.uk/careers-advice/

Dul, Jan and Bernard Weerdmeester. 2003. Ergonomics for Beginners : A Quick Reference Guide. New York : Taylor and Francis Group

Karwowski, Waldemar. 2001. International Encyclopedia of Ergonomics and Human Factor. New York : Taylor and Francis Group.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s